Pendidikan Dokter


Blok BMS dan Genetika merupakan blok kedua pada tahun pertama, setelah sebelumnya melewati Learning Skills. Sesuai dengan tema semester pertama tentang “Basic Science” dengan kelainan sederhana, maka pada blok ini mahasiswa akan diperkenalkan pada konsep sel dan genetika, mulai dari struktur sel, fisiologi sel, hubungan sel dengan lingkungan sekitarnya, hubungan sel dan genetika dengan jaringan, dan aspek keislaman dalam ilmu sel dan genetika. Blok ini terdiri dari kegiatan kuliah, tutorial, praktikum dan penugasan yang akan memberikan pengetahuan dasar sebagai pendukung blok-blok selanjutnya. Blok ini berjalan empat minggu, dengan empat minggu untuk pembelajaran dengan ujian yang integral dalam jadwal blok. Diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkannya dengan baik sebagai modal menempuh blok-blok selanjutnya.

Blok Learning Skills dan Bioethics merupakan blok pertama pada tahun pertama pada kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang dilaksanakan di FK UNISMA. Materi blok ini terdiri dari materi – materi yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru untuk menjadi seorang mahasiswa fakultas kedokteran, serta menjadi blok pembuka yang mendasari pemahaman sekaligus membekali mahasiswa dalam mempersiapkan strategi belajar untuk menempuh blok-blok selanjutnya. Pada blok ini diperkenalkan tentang bahan kajian Humaniora Kedokteran yang termasuk di dalamnya adalah Ilmu Pendidikan Kedokteran, bioetika dan medikolegal, kedokteran Islam dan konsep dasar dokter Islami serta tentang keanekaragaman hayati yaitu bahan-bahan alami yang mempunyai efek terapi sebagai ciri khas FK UNISMA. Blok ini berjalan selama 4 minggu dan setiap minggu mahasiswa akan diberikan kasus untuk mengarahkan pemahaman mengenai topik bahasan minggu tersebut.

Blok Hematoimunologi 1 merupakan blok ketiga  pada tahun kedua, setelah sebelumnya melewati Learning Skills dan Bioetika dan Blok Basic Molecular Cell dan Genetika. Sesuai dengan tema semester pertama tentang  “Basic Science” dengan kelainan sederhana, maka pada blok ini mahasiswa akan diperkenalkan pada sistem hematoimunologi dan reticuloendothelial system, mulai dari anatomi, histologi, sampai fisiologinya. Untuk menunjang hal tersebut mahasiswa diberikan kuliah-kuliah dasar tentang anatomi histologi dan fisiologi sistem hematoimunologi, ditambah dengan kuliah keanekaragaman hayati dan kuliah keislaman dalam sistem hematoimunologi, kegiatan tutorial, praktikum, serta pelatihan ketrampilan klinis pada sistem hematoimunologi. Untuk melengkapi pengetahuan pada blok ini, mahasiswa akan diberikan tugas textbook reading.

Blok ini berjalan 3 minggu, dengan tiga minggu untuk pembelajaran dengan ujian yang integral dalam jadwal blok. Diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkannya dengan baik sebagai modal menempuh blok-blok selanjutnya, terutama blok “Hematoimunologi II” yang akan membahas kelainan-kelainan pada sistem perkemihan.

Tema minggu pertama adalah tentang Hematologi dan Reticuloendothelial System. Pada minggu ini mahasiswa akan mempelajari anatomi, fisiologi, dan histologi sistem hematoimunologi dan reticuloendothelial system, baik dalam kegiatan kuliah maupun praktikum dan CSL. Mahasiswa juga akan melakukan praktikum biologi sel darah dan histologi sistem reticuloendotel. Pretes praktikum diberlakukan untuk memastikan mahasiswa sudah mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipraktikkan. mahasiswa akan mempresentasikan tugas makalah yang telah diberikan di awal blok.

Tema minggu kedua adalah tentang Sistem Imunologi. Pada minggu ini mahasiswa akan mempelajari imunologi dasar dan aplikasinya dalam bidang kedokteran pada kegiatan perkuliahan. Praktikum pada minggu ini adalah praktikum Biologi Sel Darah dan CSL injeksi IM, IV, IC, dan SC serta pemeriksaan Kelenjar Getah Bening yang akan berjalan paralel. Sebelum pelaksanaan pelatihan keterampilan, mahasiswa akan diberi kuliah pengantar. Pretes praktikum juga diberlakukan agar mahasiswa sudah mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipraktikkan. Mahasiswa akan mempresentasikan tugas makalah yang telah diberikan di awal blok.

Tema minggu ketiga adalah tentang sistem imunologi. Kegiatan perkuliahan dilengkapi dengan materi keanekaragaman hayati yang berperan pada sistem hematoimunologi. Perkuliahan minggu ini akan dilengkapi dengan kuliah keislaman pada sistem hematoimunologi sebagai nilai tambah seorang dokter muslim. Selain itu mahasiswa akan melakukan ujian-ujian (responsi, dan ujian akhir blok) sebagai alat ukur evaluasi pembelajaran blok ini.

Standar kompetensi dokter Indonesia (SKDI) tahun 2018 merupakan salah satu pedoman dalam mempelajari ilmu kedokteran saat ini, agar mahasiswa mengetahui batasan-batasan minimal yang harus dicapai. Pada tahap akhir, penilaian pada blok ini meliputi aspek perkuliahan (ujian mingguan), tutorial (penilaian tutor dan ujian akhir  blok), praktikum (pretes, post tes, ujian praktikum dan Ujian Akhir Blok yang dipengaruhi juga oleh aspek perilaku mahasiswa.

Blok Cardiorespiratory System  merupakan blok yang mempelajari tentang dua sistem yaitu sistem cardiovaskuler dan sistem respirasi. Berdasarkan tema tahunan pada tahun pertama yaitu mempelajari tentang struktur fungsi normal tubuh manusia, maka pada blok ini mempelajari tentang anatomi dan histologi sistem cardiovaskuler dan respirasi ditambah dengan fisiologi kedua sistem tersebut secara mendalam.

Blok  Cardiorespiratory System akan berjalan selama 4 minggu dan setiap minggu mahasiswa akan diberikan kasus untuk mengarahkan pemahaman tema pada minggu tersebut . Kegiatan yang dilakukan adalah kuliah interaktif, tutorial, praktikum dan CSL serta membuat karya tulis ilmiah berupa referat atau journal reading. Sistem assessment yang dilakukan adalah ujian mingguan, ujian blok, ujian praktikum dan OSCE yang akan dilakukan pada akhir semester.

Topik minggu pertama adalah tentang Anatomi Histologi Sistem Kardiovaskular. Pada minggu ini mahasiswa akan belajar secara keseluruhan dan mendalam tentang anatomi dan histologi sistem cardiovaskular dengan kasus pemicu yang membantu mahasiswa memahami anatomi dan histologi serta embriologi sistem cardiovaskular. Kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah dan tutorial adalah praktikum anatomi dan histologi serta CSL anamnesis dan pemeriksaan fisik thorax.

Topik minggu kedua adalah tentang Fisiologi Sistem Kardiovaskular. Pada minggu ini akan diajarkan fisiologi sistem Kardiovaskular dengan lebih mendetail disertai dengan kasus pemicu yang membantu mahasiswa memahami fisiologi dan patofisiologi tejadinya abnormalitas yang mendasari suatu penyakit. Kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah dan tutorial adalah CSL pemasangan EKG dan intepretasi EKG normal serta kegawat daruratan.

Topik minggu ketiga adalah tentang Anatomi Histologi Traktus Respiratorius. Pada minggu ini, mahasiswa akan mempelajari tentang anatomi, histologi dan imunologi pada sistem respirasi secara lebih mendetail disertai dengan kasus pemicu yang membantu mahasiswa memahami fisiologi dan patofisiologi terjadinya gangguan pada sistem respirasi bagian atas. Kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah dan tutorial adalah praktikum anatomi dan histologi serta CSL pemeriksaan hidung dan tenggorokan.

Topik minggu keempat adalah tentang Fisiologi Traktus Respiratorius. Pada minggu ini, mahasiswa akan mempelajari fisiologi  sistem respirasi disertai dengan kasus pemicu yang membantu mahasiswa memahami fisiologi dan patofisiologi terjadinya gangguan pada sistem respirasi. Kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah dan tutorial adalah praktikum praktikum fisiologi pernafasan (VO2 max), CSL pemeriksaan fisik thorax khususnya paru – paru. praktikum fisiologi pernafasan (VO2 max).

 

Blok Endocrine, Metabolism and Nutritionmerupakan blok yang mempelajari tentang sistem endokrin dan pengaruhnya pada metabolisme dan nutrisi beserta kelainannya. Selain itu, blok ini juga mambahas kelainan genetik pada sistem endokrin yang menyebabkan kelainan pada metabolisme dan nutrisi.

Blok  Endocrine, Metabolism and Nutrition merupakan blok kelima yang dilaksanakan di tahun ketiga pada kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang dilaksanakan di FK UNISMA. Blok ini berjalan selama 4 minggu yang tersusun atas serangkaian pembelajaran untuk mengarahkan pemahaman mengenai topik bahasan blok ini. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan antara lain: kuliah interaktif, tutorial, dan CSL serta membuat karyatulis ilmiah berupa referat atau journal reading. Proses penilaian blok akan dilakukan dalam bentuk ujian mingguan, ujian blok, dan OSCE yang akan dilakukan pada akhir semester.

Pada minggu pertama mahasiswa akan mempelajari tentang metabolisme dan nutrisi beserta kelainannya. Pada minggu ini akan diberikan materi kuliah tentang overview metabolisme dan kelainan – kelainan metabolisme serta materi tentang nutrisi dan nutritional therapy. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi tentang Keislaman, gaya hidup sehat, peresepan nutrisi, peresepan olahraga dan peresepan obat. Selain itu juga dipelajari metabolisme karbohidrat, lemak, protein, asam nukleat, mineral, dan vitamin serta CSL integrasi. Pada kegiatan ini mahasiswa harus mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, merencanakan pemeriksaan penunjang, memberikan terapi dan konseling pada kasus-kasus penyakit yang berhubungan dengan kelainan metabolisme dan nutrisi.

Pada minggu kedua mahasiswa akan mempelajari tentang hormon yang tidak diatur oleh susunan syaraf pusat atau hormon non Hipotalamus-Pituitary/HP axis (Hormones independentto HP axis) antara lain hormon yang dihasilkan oleh pankreas, kelenjar paratiroid, ginjal (vitamin D, epinephrin dan eritropoetin), adiposit (adiponektin, grelin, leptin) beserta kelainannya. Pada minggu ini akan diberikan overview singkat tentang fisiologi hormon (independentHP axis) ditambah dengan materi kuliah tentang hormon yang diproduksi oleh pankreas dan kelainannya, diabetes mellitus (DM) serta terapi farmakologi untuk DM. Selain itu juga dipelajari tentang hormon paratiroid, metabolisme calsium dan phosphat serta CSL integrasi. Pada kegiatan ini mahasiswa harus mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, merencanakan pemeriksaan penunjang, memberikan terapi dan konseling pada kasus-kasus penyakit yang berhubungan dengan kelainan hormon yang tidak tergantung HP axis.

Minggu ketiga mahasiswa akan mempelajari tentang Hormon yang tergantung Aksishipothalamus-pituitari (Dependent H-P axis Hormones) yaitu Hormon hipotalamus, Hormon pituitari anterior dan hormon pituitari posterior beserta axisnya yakni Gonad (testis & ovarium), Adrenal, dan Tiroid beserta kelainannya. Pada minggu ini diberikan overview fisiologi Hipotalamus pituitari axis ditambah dengan materi kuliah tentang Melanin, growth hormone, thyroid, hormon yang mempengaruhi reproduksi pria dan wanita, hormon adrenal dan kelainannya, kuliah kehati tentang sumber dan efek bahan alam terhadap kelainan sistem endokrin yang merupakan muatan lokal FK UNISMA. Pada kegiatan CSL integrasi minggu ini, mahasiswa harus mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, merencanakan pemeriksaan penunjang, memberikan terapi dan konseling pada kasus-kasus penyakit yang berhubungan dengan kelainan endokrin yang tergantung HP axis.

Minggu keempat adalah minggu tugas, ujian dan review kuliah bila ada. Pada minggu ini, mahasiswa harus mempresentasikan makalah tentang berbagai kelainan pada sistem endokrin.

Blok Siklus Hidupmerupakan blok ketiga yang dilaksanakanpada tahun kedua. Blok ini mempelajari tentang pertumbuhan dan perkembangan manusia secara fisiologis mulai dari neonatus hingga dewasa serta perubahan-perubahanyang terjadi pada geriatri. Pembahasan topik – topik tersebut ditinjau secara fisiologissesuai dengan tema tahunan pada tahun kedua.

Blok ini terdiri dari empat minggu. Pada minggu pertamamahasiswa akan diberikan kasus yang berkaitan dengan pertumbuhan anaksejak baru lahir. Pada minggu ini diharapkan mahasiswa dapat menjelaskan tentang pertumbuhan dan perkembangan neonatus-balita-anak, sertakebutuhan gizi dan imunisasi anak. Keterampilan klinis yang diajarkan adalah anamnesis pemeriksaan fisik pada anak dan menilai pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada minggu keduamahasiswa akan diberikan kasus yang berkaitan dengan perkembangan remaja. Pada minggu ini diharapkan mahasiswa dapat menjelaskan tentang pertumbuhan dan tanda-tanda perkembangan kepribadian remaja – dewasa, kebutuhan gizi pada remaja hingga dewasa. Keterampilan klinis yang diajarkan adalah asuhan bayi baru lahir dan prosedur imunisasi pada anak. Di minggu ini akan ada studi lapangan.

 Pada minggu ketigamahasiswa akan diberikan kasus yang berkaitan dengan gerontologi. Pada minggu ini diharapkan mahasiswa dapat menjelaskan tentang somatik, kognitif dan psikologis serta kebutuhan gizi pada gerontologi. Minggu ini sekaligus minggu ujian.

Kegiatan pada blok ini selain tutorial, juga diberikan kuliah yang menunjang penguasaan tujuan pembelajaran mahasiswa. Materi kuliah tentang bahan alam yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan manusia serta Islamic views on human lifediberikan sebagai muatan lokal untuk memperkaya wawasan mahasiswa. Pada blok ini juga mulai diberikan materi tentang dasar – dasar farmakologi yang berguna untuk memberikan bekal mahasiswa sebelum memasuki tahun ketiga yang bertemakan sistem tubuh patologis.Selain kuliah dan tutorial, mahasiswa akan melakukan studi lapangan dan ketrampilan klinis sebagai pelengkap blok ini, sertapenugasan blok dengan menulis makalah bertemakan Islamic views on human life.

            

Metodologi penelitian I merupakan mata kuliah (MK) yang dilaksanakan di tahun pertama pada kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang dilaksanakan di Program studi sarjana kedokteran FK UNISMA. Materi MK ini terdiri dari materi – materi yang bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa terhadap riset dan teknologi informasi yang dibutuhkan sebagai penunjang riset. MK ini sebagai pembuka yang mendasari pemahaman sekaligus membekali mahasiswa tentang dasar – dasar riset dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk melakukan riset. Pada MK ini juga diberikan materi konsep Islam terhadap ilmu pengetahuan serta berbagai macam riset  untuk mengetahui efek terapeutik pada bahan alam. Diharapkan setelah mengikuti MK ini mahasiswa mampu membuat karya tulis dalam bentuk PKM GT (Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis) dan program PKM lain yang ditawarkan oleh Kemendikbud RI.

Blok Musculoskeletal System merupakan blok kesembilan pada tahun pertama. Blok Sistem muskuloskeletal ini berisikan tentang muskulus sebagai alat gerak aktif dan skeleton sebagai alat gerak pasif disamping fungsi-fungsi skeletal lainnya. Sistem ini akan dibahas secara makro maupun mikro, mulai dari anatomi dan histologinya, juga pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk menilai fungsi sistem tersebut.